Apa Sebabnya Tanaman Tuan Sakit ?

Jika anak tuan/puan yang sakit barangkali sesegera mungkin tuan akan memeriksakannya ke dokter, dan segera ingin tahu apa penyakit dan penyebabnya, namun jika tanaman tuan yang sakit (sekalipun tanaman kesayangan) belum tentu tuan akan sesegera itu mencari tahu penyebabnya, kenapa demikian? Karena memang dokter tanaman belum terlalu banyak di muka bumi ini, dan jikapun ada barangkali dokter tanaman itu sedang berada disebuah kelas di universitas yang ada jurusan pertaniannya.

Kali ini kami akan coba mengulas secara renyah dan nikmat, apa hal yang menyebabkan sebatang tanaman sakit, tentu saja tujuan pembahasan ini tidak diperuntukkan bagi kalangan akademik pertanian, yang secara silabus perkuliahan setiap waktu mengunyah istilah-istilah penyakit tanaman, dan melakukan aktifitas observasi terhadap penyakit tanaman, namun pembahasan kita kali ini barangkali lebih tepat ditujukan kepada kalangan petani praktis, yang setiap waktu menggantungkan kehidupan keluarganya dari hasil usaha pertanaman, apapun jenis tanaman yang ditanam.

Dua orang pakar pertanian dunia mencoba memberikan definisi terhadap penyakit tanaman ini, dua orang itu adalah Stakmann dan Harrar, menurut dua pakar  ini, penyakit pada tanaman itu terjadi karena adanya penyimpangan fisiologis yang permanen dari pertumbuhan normal tanaman, lalu penyimpangan tersebut menimbulkan gejala yang merugikan terhadap mutu, dan menurunkan nilai ekonomis dari tanaman tersebut.

Karena penyebab utama penyakit tanaman disebabkan oleh penyimpangan fisiologis, berikutnya tentu kita ingin mengetahui siapa pula pelaku yang mengakibatkan terjadinya penyimpangan fisiologis ini? Nah jika pertanyaannya sudah mengarah agak kedalam, maka para dokter tanaman akan menjelaskan tentang factor penyebab penyimpangan fisiologis ini.

Sesungguhnya ada banyak hal yang bisa memicu terjadinya penyimpangan fisiologis suatu tanaman, secara garis besarnya salah satunya disebabkan oleh mahluk hidup itu sendiri selain dari serangga hama, dan ia bersifat menular, sesuatu yang bisa menularkan tersebut dalam kajian ilmu pertanian dikenal juga dengan nama parasit (bahasa biologinya pathogen).

Ketika analisis kita sampai kepada parasit, maka perlu kita ketahui parasit atau pathogen ini sifatnya memang jahil, karena ia berupa mahluk hidup maka parasit ini bisanya cuma hidup di dalam suatu organisme, kemudian ia berkembang biak dan mengambil makanan langsung pada organisme tersebut, dan organisme tempat parasit ini hidup oleh pakar biologi diberi istilah INANG.

Inang yang menjadi tempat bergantungnya hidup parasit ini bisa jadi salah satunya tanaman tuan yang sakit itu, namun ternyata setelah kita bisa menyimpulkan tanaman yang sakit karena adanya parasit yang hidup disana, ternyata masih ada lagi beberapa turunan bagian yang harus pula kita sebutkan.

Turunan tersebut adalah, adanya istilah parasit, saprofit dan epifit, ternyata ketiga istilah inilah yang berpengaruh terhadap tampaknya gejala penyakit pada tanaman tuan yang sedang sakit, dan ketiga istilah ini lahir karena didasarkan kepada tempat hidupnya, baik itu parasit, saprofit dan epifit.

Penyebab oleh Parasit

Parasit berdasarkan tempat hidupnya, kelakuannya selama ia hidup pada tanaman inang, ia makan dan berkembang biak dan merusak organisme tempat ia hidup, jika hal ini terjadi pada tanaman tuan, maka ia akan memakan dan berkembang biak sampai tanaman tuan mati meragan.

Penyebab Saprofit

Jika tanaman tuan sudah mati meragan (menjadi benda mati) dan ternyata masih ada parasit pathogen yang menggantungkan hidupnya disana, maka ia diistilahkan oleh para pakar biologi dengan saprofit, dan tentu saja jika ia terkena bagian tanaman yang lain misalnya daun atau akar, maka ia juga berkemungkinan untuk hidup dan berkembang biak pada daun dan akar tersebut.

Penyebab Epifit

Halnya dengan epifit ini, ia hidup dan berkembang biak pada bagian yang sudah mati dari suatu bagian tanaman, misalnya daun pada bagian tangkai bawah tanaman tuan sudah mati, pathogen epifit hidup pada bagian tersebut, dan tentu saja ia juga berpotensi untuk menular ke bagian yang lainnya.

Mengingat penyebab-penyebab sakitnya suatu tanaman ini kasat mata, dan hanya terlihat ketika sudah mengeluarkan bentuk gejala, maka sangat kami sarankan agar tuan mencintai tanaman itu dengan sepenuh hati, artinya sebelum terlihat gejala maka perhatikanlah makanan dan minumannya, apakah tercukupi atau tidak, kemudian jaga ia agar tidak disentuh dan dijamah oleh serangga.

Apa Sebabnya Tanaman Tuan Sakit
Oh ya, ada satu lagi tuan petani yang terlupakan oleh saya, perlu pula kiranya saya jelaskan fisiologis itu artinya, sebuah proses biologi, baik itu berupa sel jaringan yang terdapat dalam tubuh tanaman dan menjadi penentu utama suatu tanaman itu tumbuh, berbunga, berbuah, dan berkembang biak.

Demikianlah penjelasan sederhana tentang penyebab tanaman tuan sakit, jika ada yang ingin tuan diskusikan jangan sungkan, silahkan tuliskan di kolom komentar, terima kasih atas perhatiannya.

Salam …,

Apakah tanaman kita memerlukan pupuk ?

    Hallo sahabat pembaca dimanapun anda berada, ini adalah perjumpaan pertama kita dalam blog yang sederhana ini, sebagaimana yang sahabat lihat sendiri, blog ini mengusung tema besar yaitu tentang petani, pertanian dan indonesia yang dominasinya merupakan negara pertanian.

Pada pertemuan pertama ini kita coba mengangkat tema tentang pupuk.

Naluri manusia ketika melakukan proses bercocok tanam bermula dari sebuah biji, atau sebatang bibit, atau dari sepotong kayu, yang mana semuanya itu dimasukkan kedalam tanah sebagai media tanamnya, setelah proses tersebut maka kita harus menunggu sampai tanaman yang kita usahakan itu tumbuh dan menghasilkan buah atau bunga atau nilai usaha yang kita harapkan dari aktifitas menanam tersebut.

Semua tahapan yang kita bahas diatas bisa terjadi jika Allah mengizinkan tanaman tersebut tumbuh, namun disisi lain terkadang tanaman yang kita usahakan tersebut mati meragan, sebelum kita melihatnya tumbuh menjulang keatas langit.

Sampai pada tahapan ini kita masih menyaksikan kekuasaan Allah dalam menumbuhkan tanaman kita, namun pada kasus lain, ketika usaha pertanaman ini harus memaksa kita mencapat target tertentu, maka disinilah timbul masalahnya, “manusia memaksakan kehendaknya menumbuhkan sesuatu yang sebetulnya dia tidak punya kuasa apapun terhadapnya”, atas dasar inilah lahir berbagai kebijakan tentang dunia bercocok tanam.

Salah satu kebijakannya soal pertanaman itu adalah “Perlu adanya pupuk sebagai makanan untuk tanaman”, akibat kebijakan yang terkadang lebih sering tidak terkendali ini, membuat usaha bercocok tanam ini menjadi sesuatu yang teramat mahal, bahan-bahan pembuat pupuknya juga mahal, alih alih sebagai pemenuhan kebutuhan pokok manusia, namun yang lebih terlihat disini hanyalah persoalan bisnis, yang mana jika sudah menyinggung masalah bisnis, maka tentu saja tidak hanya sekedar membuat perut kenyang.

Demikianlah yang selalu kita saksikan dari tahun ketahun, persoalan pokok pangan yang didengung-dengungkan, seolah olah manusia ini hidupnya hanya untuk makan.

Apakah tanaman kita memerlukan pupuk ?
(Tanaman ini tidak menggunakan pupupk sama sekali)

Padahal Allah menumbuhkan tanaman itu tanpa perlu menggunakan pupuk, bahkan anda sendiri tentu sering menyaksikan sebatang tanaman yang bisa tumbuh subur dan sehat tanpa memerlukan rekayasa manusia, dan itu semua sangat mungkin bagi kita untuk menaman tanaman tanpa memerlukan pupuk sama sekali, sebab sebagaimana yang kita sudah sama-sama saksikan, budaya hidup manusia yang rakus dan takut dengan kelaparan membuatnya melakukan berbagai keburukan.

Kita bisa bercocok tanam tanpa memerlukan pupuk, asalkan tujuan bercocok tanam itu untuk sekedar memenuhi sesuap pagi dan sesuap petang, dan ketika dia berlebih barulah kita jadikan kelebihan itu untuk dijual, sekaligus sebagai bagian dari sikap sosial sesama manusia, yakni berkumpul dan berbagi kepada orang-orang yang membutuhkannya.

Perhatikanlah bagaimana sekarang dampaknya dari pupuk ini, kita sudah saksikan sekarang ini (2023) rusia dan ukraina sedang berperang, dan ketika salah satu dari mereka memonopoli unsur pupuk ini atau unsur pangan ini, maka tentunya tidak mudah bagi kita sekarang untuk mendapatkannya, hanya untuk menumbuhkan sebatang tanaman dan mengisi perut manusia saling berperang.